8

Darimana Datangnya sp (social phobia)???

Uraian berikut ini merupakan hasil dari pengalaman dan pembelajaran pribadi, bukan dari ilmu akademis, bisa jadi banyak salahnya, tapi mudah2an kalo ada benernya, bisa bermanfaat....kalo salah ya tolong dikoreksi, tolong kasih koment ya, buat melengkapi, terima kasih...

Darimana datangnya sp? dari mana ya...?

kita anggap aja pendapat kebanyakan sp datang pertama dari genetik, yang kedua dari traumatik

Kalo orang sudah meyakini bahwa sp datangnya dari sonohnya / genetik, maka ga ada yang bisa kita perbuat untuk mengatasinya, lha wong sudah dari sonohnya, mau gimana lagi? terima nasib ajjah....

Tapi kalo kita meyakini bahwa sp datang dari traumatik atau pengalaman masa lalu yang membuat kita sedih, menderita dan lain sebagainya, maka kita berpeluang untuk mengatasi sp kita.

Menurut saya, bukan pengalaman traumatiknya yang membuat kita jadi sp? sebab dengan pengalaman traumatik yang sama bisa membuat orang jadi down, jadi pemarah atau ga bermasalah bagi kestabilan emosinya.

Yang jadi masalah sebenarnya adalah sikap kita dalam menafsirkan pengalaman traumatik itu.

Saat kita kecil, mungkin kemampuan kita untuk menanggapi secara benar pengalaman yang membuat kita sedih, marah, kecewa dsb belum berkembang secara tepat, jadi kita sangat tergantung oleh lingkungan kita yang secara langsung akan membentuk kita.

Tapi saat kita dewasa, kemampuan kita untuk menafsirkan pengalaman2 buruk itu akan berkembang seiring dengan perjalanan waktu kita untuk belajar tentang hal itu.

Jadi sp dalam hal ini, disebabkan karena kita sendiri, karena kita menafsirkan pengalaman2 traumatik itu tanpa kita sadari mengarahkan kita sendiri menjadi sp.

Kalo saat ini kita sp, berarti telah terjadi tumpukan ribuan atau bahkan jutaan penafsiran negatif yang merusak diri kita sendiri, salah satunya jadi sp.

Kata pakar sih, katanya manusia itu cenderung untuk mengulang pola pikir yang dimilikinya setiap hari, jadi bisa dibayangkan, kalo kita masih memiliki pemikiran negatif, dan diulang setiap hari, maka sp kita bukannya jadi melemah, malah jadi makin kuat.

Jadi, menurut teory ini, kalo kita memiliki kecenderungan untuk memiliki penafsiran yang positif dan membuang penafsiran negatif (termasuk penafsiran negatif masa lalu) dibuang, maka sp kita atau yang lainnya bisa semakin kita lemahkan, dan kita bisa berkembang menuju ke arah yang lebih baik.


bagaimana bentuk penafsiran positif dan penafsiran negatif??? pengen nerusin sich...tapi dah kecapean nich.... nanti dilanjut lagi ya....(mudah2an bisa bermanfaat)


Salam,

Ken Bandung

www.fobiasosial.webs.com

2

Halo

Halo, salam kenal semuanya, aku Rain tinggal di Depok, sebelah selatan Jakarta. Prtama-tama, thanks buat Ken dan Dik Gant yg sudah mengundang jadi kontributor. Aku blm tau juga mau posting apa, tp sbagai sesama penderita SP pasti kita berkumpul di sini untuk saling sharing ttg pengalaman kita ya, jd mungkin aku mau cerita sedikit aja. Awalnya aku sendiri baru beberapa tahun sadar kalau ada SP. Memang blm didiagnosa, tapi aku yakin bgt gejala2ku mirip skali dgn SP. Pngalaman pertamaku waktu SD, sering mengurung diri di toilet pas jam istirahat krn nggak punya teman main. Aku merasa beda dr anak2 lain yg lebih berani, tdk pemalu, lbh ceria, dll. Sampe skrg aku berpikir bahwa mungkin SP-ku berawal dari pengalaman di masa kecil itu, sehingga kepribadianku waktu dewasa menjadi terbentuk seperti ini..Oke segitu dulu ya. Skali lagi, salam kenal semuanya!
2

http://www.fobiasosial.webs.com/

untuk saling melengkapi dan saling mendukung kita semua untuk mengatasi sp, saya membuka sebuah forum di http://www.fobiasosial.webs.com/

kalo ada waktu senggang tolong dikunjungi ya.....

buat mas Tukimin dan member di fobiasosial.org saya undang untuk sama2 jadi moderator disana buat kemajuan kita bersama


Salam,

Ken - Bandung
1

sp bukan ya??

kenal Ian Kasela kan? pasti dung, penyanyinya raja band. kenal Nugie kan? ya iya lah,,,

menurutku mereka ne ada kecendurangan SP, silakan diamati. bagaimana komentar anda??
7

Sebuah pemahaman pribadi…

Maaf sebelumnya, saya ingin membagi pemahaman saya pribadi tentang sp ini, kalo ada yang salah mohon dikoreksi dan ditambahi, terima kasih…

Jujur saja, yang ku rasakan tentang sp ini, sangat sedih, sangat tertekan, dan sangat menderita. Hari2 kurasakan saat masih sekolah dulu bagaikan beban yang sangat berat yang membebani batinku, every single day!. Beberapa kali aku menangis dalam kesendirianku, (padahal aku kan laki2, malu donk kalo nangis…) intinya apa yang kualami ini menurutku adalah cobaan terbesar dalam hidupku…

Dalam perjalanan cobaanku ini, akhirnya aku mempelajari beberapa prinsip yang akan aku pegang sampai akhir hidupku. Ada 3 prinsip yaitu:

Bersyukur, lho kenapa harus bersyukur, sedangkan saya kan sp, emang ga tau apa sp gimana beratnya??? Mungkin itu yang terlintas di pikiran kita, tapi tahukah rekan2 sekalian, bersyukur atau tidak tergantung tingkat pembanding yang kita ambil. Contohnya jika kita membandingkan diri kita dengan orang2 yang lebih tinggi dari kita maka kita akan menderita, sedangkan kalo kita mengambil pembanding yang ada di bawah kita, maka kita akan bersyukur karena kita tidak seperti dia. Jika Tuhan mau, apa susahnya diri kita dibuat jadi seperti yang dibawah kita.

Yang jalan kaki, iri kepada yang punya motor, yang bermotor iri pada yang bermobil, yang bermobil, iri pada yang punya lebih dari 1, kalo gini, kapan kita menikmat apa yang ada pada kita?!

Seharusnya yang bermobil bersyukur karena membandingkan dengan yang punya motor, terus sampe yang jalan kaki, yang jalan kaki juga bersyukur karena tetangganya ada yang lumpuh, yang lumpuh ternyata juga bersyukur karena masih diberi kesadaran buat tobat, sebab ada tetangganya yang kemarin meninggal

Dengan bersyukur, setidaknya ada 2 hal yang pasti akan kita peroleh, yaitu: kita akan menikmati apa yang ada pada kita, lalu nikmat kita akan bertambah! Tidak percaya? Coba praktekkan.

Sebaliknya dengan tidak bersyukur, kita tidak akan pernah bisa menikmati apa yang ada pada kita, dan kesengsaraan kita akan ditambah? Ga percaya juga? Coba aja renungkan perjalanan hidup kita, cukup direnungkan saja, jangan di praktekkan….

lanjut nanti ahh.. kalo ada yang nanggapi he..he..he..
10

Coment bwt "sebulan tak minum obat"

Bro hebat n brani bgd km, appaluase bwt km. Klo aq msh blm bisa kayaknx. Aq aj baru coba2 beberapa hari terakhir pake alpraz bwt hal2 penting kayak wa2ncara kerja misalnx. Biasanx kan aq pake alpraz klo mw tidur or klo aq pengen ketenangan aj, coz aq takut ketergantungan jg. Tp klo emg keadaan udah g memungkinkan, alpraz pun gpp. Aq jd punya iklan neeh "Mau wawancara atw presenatsi? Jgn Khawatir! kan ada Alpraz!" "Sediakan sebotol air putih n beberapa butir alpraz di tas anda kemanapun anda pergi!" He3x.. Aq skrg malah jd ngikut km bro, coz bener2 g bs aq kontrol kecemasanku trutama klo hal2 yg penting. Kyk kemarin pengalaman nyata, aq wa2ncr di RSISA Semarang tempat di mn aq berobat! untung para petugas g tw klo aq adlh salah 1 pasien RSISA, apalagi pasien Depresi n SP. Di form data diri aq emg ga bilang klo aq pnh di rawat di RS. Yah boong dikit gpp lah..He3x. Alhmdllh aq lo2s tes tertulis, n kemarin tes wa2ncara. Wuih..blm dipanggil aj udah dag dig dug duer daia..!!! Perut mules, dada berdebar, n tangan gemetar n sampe rasa sakit di sendi2. (Wuih edyan ya..) Trus aq minum alpraz dech n aq banyak minum. Lumayan jg, wktu wa2ncr aq kyknx ga buruk2 amat n aq bs menatap mata org yang mewawancaraiku. So "dont't forget to bring alpraz everywhere u go!!!" Tp aq jd pengen pi2s jg coz kebanyakan minum. He2. Yg pasti, aq cukup puas dg penampilanku.Finally, aq pulang naik bis dr terboyo ke ngesrep n aq lgsg teler di bus (kelabas k banyumanik!!)coz aq minum 1,5 mg Alpraz!! Skrg,Masalahnx, aq jd merasa bener2 ketergantungan ma obat. Baik g ya?

Aq yakin koq klo teman2 meskipun g pd isi coment, pasti sll bc n ngikuti perkembgn blog kita kan? Prcy ma aq. Aq kan punya indra ke enam. He2. Percy gak??????????????????????
0

sebulan tak minum obat

hai teman teman... 

biar lama nggak ngepost ato ngecomment, tapi aku selalu mengikuti apa yang ditulis teman teman. sudah sebulan obat ku tak ku minum, efek ketagihan kerasa banget pas hari hari pertama,  cemas banget, susah tidur, sendi sendi sakit. bukan berarti aku sudah terbebas dari sp, hantu yang menakutiku setiap waktuku masih berkeliaran dalam otakku. bukan berarti pula aku menyepi sendiri mengurung dalam persembunyian. satu demi satu kuhadapi juga situasi situasi yang kutakutkan. ku merasa agak mendingan sekarang, agak, lumayan lah. yang utama adalah uncontrolled movement pada tubuhku terutama pada wajah sudah berkurang ketika aku berada pada situasi ngeri.  dan aku sudah semakin nyaman berada di tengah tengah keluargaku, aku sudah nyaman ketika makan bersama di meja makan bersama keluargaku atau orang yang aku merasa nyaman. tapi suaraku kadang masih gemetaran ketika bicara didepan umum, ditelpon kadang iya juga lho. 

obat tidak bisa dipungkiri sangat membantu dalam situasi ngeri, tapi aku yakin itu tidak menyembuhkan, suatu saat mungkin aku akan meminumnya juga bila kemerasa sangat butuh. buat teman yang masih perlu obat, berdasarkan pengalamanku, pilihlah alprazolam, ketika kamu merasa enjoy minum obat ini, jangan sia siakan, terjang semua yang menakutkan. setidaknya dengan dopping alprazolam kamu bisa buktikan pada dirimu sendiri bahwa yang ditakutkan hanyalah fana. tambah fluoxetin bila kamu merasa sp sudah membuatmu depresi. 

gunakan pikiran rasional positif kritis untuk melawan pikiran negatifmu. benturkan!!! ketika kamu tiba tiba secara otomatis berpikir negatif, lawan dengan, misalnya, 'masak iya seh?', 'ah belum tentu juga', dll.

mengenai forum ini, forum ini hanyalah berbentuk blog. keuntugannya biaya dikit, nggak perlu beli hosting, cukup beli nama atau domain saja. kerugiannya, kurang fleksible, cukup ribet untuk anggota yang mau posting, walaupun nggak ribet kalau mau kasih komentar. tapi bisa juga lho.. teman teman signup aja di blogspot, nanti ku add jadi contributor di forum ini. jadi, dengan username yang sudah dibuat bisa utak atik isi forum ini, ngepost tulisan maksudnya. satu lagi kerugiannya, komentar nggak kedetect sama google searching, beda kalau pake aplikasi forum sungguhan.

selamat berjuang teman teman